Pekan Ta’aruf Santri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Hamalatudzira, Matsabar Sebagai Pengukuh Rasa Cinta terhadap Pesantren

Astanaajapura-Memasuki Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) para santri baru Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Hamalatudzira mengikuti serangkaian acara pada pekan perkenalan pondok atau Masa Ta’aruf Santri Baru (MATSABAR), Ahad pagi (16/7/23).

Mengusung tema “Revolusi Peradaban Gemilang untuk Generasi Cemerlang”, apel pembukaan Matsabar yang dilaksanakan di musholah dibuka oleh Drs. KH. Abdul Hadi, M.Ag dan secara resmi dengan di isi materi tentang kesantrian.

Menurutnya tersebut, kata santri (سنتري) dalam bahasa Arab, terdiri dari 5 huruf, yakni sin, nun, ta’, ro’, dan ya’. “Pertama, seorang santri harus menjadi saafiqul khoir atau pelopor kebaikan, di manapun ia berada,” tukas dia.
Kemudian penjabaran dari huruf nun, naasibul ulama (penerus ulama). Santri merupakan para kader, calon yang kelak diharapkan akan menjadi penerus para ulama. “Ketiga huruf ta’, yaitu taarikul ma’ashi (meninggalkan maksiat),” tuturnya.
Sedangkan huruf ro’ dan ya’ dijabarkan sebagai syarat yang mesti dimiliki para santri, yaitu Ridho Allah dan sifat yaqin. Kelima hal inilah, yang mesti menjadi karakter dan syarat yang dimiliki para santri agar bisa berhasil dalam kehidupannya di dunia maupun akhirat.

Kegiatan ini diikuti oleh santri sejumlah 80 santri. Serangkaian kegiatan diadakan dalam rangka memeriahkan Matsabar kali ini. Dilanjutkan dengan, perkenalan Ruang Lingkup Kepesantrenan oleh K. Muhammad Saekhu sendiri. Lalu, Pengenalan Dasar Ibadah dan Adab di Musholah.

Kemudian Pengenalan Adab dan Kurikulum di Pesantren. Pada sesi berikutnya ada juga Sosialisasi Hidup Sehat di Pesantren, Menjadi Santri Teladan, lalu Sosialisasi Pengembangan Minat dan Bakat dalam Ekstrakurikuler di Pesantren, setelah itu Motivasi dari Alumni.

Khadimul Ma’had dalam arahannya berharap pekan Matsabar ini dapat dimanfaatkan para santri untuk saling mengenal keluarga baru mereka juga mengenal tradisi kepesantrenan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Hamalatudzira.

BACA JUGA 👉  Menyambut dan Menyikapi Anak Saat Liburan Pesantren

“Kegiatan Matsabar ini sebagai perantara pengukuh rasa cinta kalian terhadap pesantren, pengukuh semangat dan bangga menjadi santri”, ujar Khadimul Ma’had.

Khadimul Ma’had juga menutup dengan doa, semoga para santri diberikan hati yang tenang ketika menuntut ilmu, mendapatkan keberkahan ilmu dan dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Selamat datang para santri baru, selamat bergabung di ponpes Tahfidzul Qur’an Hamalatudzira!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hubungi Kami
Hubungi Kami