Tetap semangat ngaji di masa liburan sekolah

Banyak cara yang dilakukan ketika memasuki masa liburan anak-anak. Ada yang pulang kampung, silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, ada yang berkunjung ke tempat wisata, atau bahkan ada yang hanya mengisi waktu di rumah saja. Yang lebih bermanfaat adalah bisa mengisi liburan dengan mencari amalan untuk bekal di akhirat kelak.

Mendekatkan diri dengan Al-Quran merupakan salah satu cara untuk meraih amalan di akhirat kelak. Sebagai muslim yang baik, mengisi hari-hari dengan kebaikan adalah sesuatu yang diharuskan, apalagi mengisi hari-hari untuk dekat dengan Al-Quran.

Jangan sampai waktu luang yang telah diberikan Allah Swt tersebut malah kita sia-siakan, dan parahnya lagi bila kita isi waktu luang tersebut dengan kemungkaran, naudzubillah.

Maka dekatkanlah anak-anak dengan Al-Quran, karena Al-Quran merupakan firman Allah yang diturunkan agar menjadi pedoman dan petunjuk hidup bagi umat manusia. Di dalamnya terkandung berbagai hal, mulai dari akidah, muamalah, akhlak, hingga kisah-kisah umat-umat terdahulu.

Maka tidak hanya anak-anak yang didekatkan dengan Al-Quran, tetapi bagaimana peran orang tua yang harus mencontohkan bagaimana dekatnya dengan Al-Quran. Sebelum mengajarkan kepada anak-anak, orang tua yang harus lebih dulu mendekatkan kepada Al-Quran.

Banyak sekali keutamaan membaca Al-Quran baik di dunia maupun di akhirat kelak. Seperti hadis Rasulullah saw yang berbunyi: “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya.”

Jika orang tua merasa belum siap mengajarkan Al-Quran pada anak-anak, orang tua bisa mengundang guru ngaji ke rumah untuk belajar Tahsin agar bacaan anak lancar. Juga belajar Tahfiz untuk menghafal Al-Quran. Bisa juga mendaftarkan anak di lembaga Belajar Quran terdekat.

Fungsi Al-Quran dalam Agama Islam di antaranya:

1. Al-Huda (Petunjuk)

BACA JUGA 👉  MA AD-DZIKRO ADAKAN IN HOUSE TRAINING UNTUK HADAPI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

Dalam Al-Quran ada tiga posisi Al-Quran yang fungsinya sebagai petunjuk. Al-Quran menjadi petunjuk bagi manusia secara umum, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman.

2. Al-Furqon (Pemisah)

Fungsi Al-Quran sebagai pemisah adalah Al-Quran dapat memisahkan antara yang hak dan yang batil, atau antara yang benar dan yang salah. Di dalam Al-Quran dijelaskan beberapa hal mengenai yang boleh dilakukan atau yang baik, dan yang tidak boleh dilakukan atau yang buruk.

3. Al-Asyifa (Obat)

Al-Quran bisa menjadi obat penyakit mental di mana membaca Al-Quran dan mengamalkannya dapat terhindar dari berbagai hati atau mental. Meskipun Al-Quran hanya sebatas tulisan saja, namun membacanya dapat memberikan pencerahan bagi setiap orang yang beriman.

4. Al-Mau’izah (Nasihat)

Di dalam Al-Quran terdapat banyak pengajaran, nasihat-nasihat, peringatan tentang kehidupan bagi orang-orang yang bertakwa, yang berjalan di jalan Allah. Nasihat yang terdapat di dalam Al-Quran biasanya berkaitan dengan sebuah peristiwa atau kejadian, yang bisa dijadikan pelajaran bagi orang-orang di masa sekarang atau masa setelahnya.

Mengarahkan anak belajar Al-Quran bisa menjadi motivasi kita dan tidak perlu merasa malu untuk terus belajar. Jangan lupa, membaca Al-Quran dengan baik dan memahami serta mengamalkannya adalah kewajiban bagi setiap muslim sehingga harus dibiasakan sejak kecil.

Degan demikian akal, budi pekerti, jasmani, dan rohani menjadi seimbang dalam mengisi liburan anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Hubungi Kami
Hubungi Kami